From Saving to Investing: Himaksida Kenal Lebih Dekat Dunia Pasar Modal di IDX Jawa Timur

 


Himpunan Mahasiswa Akuntansi Umsida (Himaksida) melaksanakan kegiatan Company Visit ke Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur pada Selasa, 7 April 2026 dengan tema “From Saving to Investing: Building a Culture of Financial Literacy”. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam memahami pasar modal serta mengenal bagaimana pasar modal berperan dalam pengelolaan keuangan. Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh pemaparan materi bertajuk “Menyapa Calon Investor Pasar Modal Indonesia” yang disampaikan oleh Ibu Hesti selaku perwakilan Bursa Efek Indonesia (IDX) Jawa Timur.


Pembukaan

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pihak Bursa Efek Indonesia yang berlangsung dengan tertib. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi yang menekankan pentingnya pemahaman pasar modal bagi mahasiswa sebagai bekal dalam menghadapi perkembangan ekonomi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk apresiasi kepada pihak Bursa Efek Indonesia atas kesempatan pembelajaran terkait pasar modal.


Inti Acara 

Memasuki sesi materi, Ibu Hesti memaparkan pentingnya pengelolaan keuangan sebelum terjun ke pasar modal. Ia menjelaskan bahwa kurangnya literasi keuangan menjadi salah satu penyebab masyarakat terjebak dalam investasi bodong maupun judi online. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan, “Kalau budget pas-pasan jangan gaya sosialita,” yang menekankan bahwa pengelolaan keuangan merupakan langkah awal sebelum memasuki dunia pasar modal.

Peserta juga diberikan ilustrasi pembagian keuangan bulanan sebagai dasar sebelum berinvestasi di pasar modal, yaitu 50% kebutuhan, 20% keinginan, 10% sosial, serta 20% tabungan dan investasi. Selain itu, dijelaskan bahwa inflasi menyebabkan nilai uang menurun sehingga investasi di pasar modal menjadi salah satu solusi untuk menjaga kestabilan keuangan.

Pada pembahasan utama, peserta dikenalkan dengan berbagai instrumen dalam pasar modal seperti obligasi, reksa dana, dan saham yang memiliki tingkat risiko berbeda. Risiko dalam pasar modal juga dijelaskan secara rinci, mulai dari penurunan harga, delisting perusahaan, hingga potensi kebangkrutan. Selain itu, kesalahan umum investor pemula dalam pasar modal turut dibahas, seperti FOMO, tidak memiliki perencanaan investasi, serta penggunaan dana yang tidak tepat.


Penutup

Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam memahami pasar modal secara lebih nyata. Berdasarkan pengamatan di lapangan, peserta terlihat aktif dan antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga sesi diskusi. Interaksi yang terjadi menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap dunia pasar modal.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan terkait pasar modal dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru dan memotivasi untuk mulai mengenal lebih dalam tentang pasar modal. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk lebih siap menghadapi dunia pasar modal dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan keuangan yang lebih baik.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama